Malas Gosok Gigi
Bu Mayke yang baik, anak saya sekarang berusia 5 tahun. Akhir-akhir ini dia mulai malas menggosok gigi, terutama menjelang tidur malam. Alasannya selalu bilang "Nanti saja." Padahal setelah dia terlelap ketiduran, pastilah saya sangat sulit membangunkannya. Pernah saya coba membangunkan, tapi dia malah marah, menjerit dan menangis. Sebenarnya setiap malam saya selalu berusaha mengajak dia menggosok gigi bersama. Begitu pula ayahnya. Kami juga sudah coba mengganti sikat gigi dan pasta giginya dengan bentuk dan rasa yang menarik. Tapi tetap saja dia malas gosok gigi. Bagaimana cara untuk mengatasi masalah ini Bu? Terima kasih atas penjelasannya.
Jawab:
Mengapa anak Bu Ririn mulai tidak mau menggosok setiap menjelang tidur? Ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab. Menggosok gigi merupakan kegiatan rutin dan sekarang dia mau mencoba apakah berhasil melanggar aturan tersebut. Kalau berhasil dilanggar dia merasa puas dan akhirnya keterusan. Anak belum paham arti kebersihan gigi. Selain itu, ada anak-anak yang tidak mudah mengikuti keteraturan.
Penyebab lain bisa berhubungan dengan usaha menarik perhatian orangtua. Sehingga ketika orangtua menghukum, berteriak, mengancam dan sebagainya, perilakunya akan menetap. Sekalipun perhatian yang diperoleh dari orangtua bersifat negatif, tidak jadi masalah baginya sebab yang dia inginkan adalah perhatian yang besar.
Sebaiknya Ibu dan suami mencoba untuk meneliti ulang, bagaimana kejadiannya sehingga dia menolak sikat gigi. Benarkah karena malas atau ada hal lain yang menjadi penyebab. Membangunkan dia untuk sikat gigi setelah tidur lelap tidak akan menyelesaikan masalah sebab hal ini sangat dia hindari. Tentu saja dia jadi sangat marah ketika dipaksa bangun dari tidurnya. Untuk mengatasi masalah ini, perhatikan waktu mengajaknya sikat gigi, jangan terlalu dekat dengan waktu tidur sebab mungkin saja dia sudah terlalu mengantuk. Sekali dibolehkan tidak sikat gigi degan alasan mengantuk, dia akan mencoba menghindar dari tugas ini.
Cara lain dengan memberikan reinforcer (penguat). Buatlah kalender dan berikan tanda bintang setiap kali dia mau sikat gigi. Buat kesepakatan bersama anak, misalnya apabila di akhir minggu dia memperoleh 7 tanda bintang (Minggu sampai Sabtu), dia boleh mendapatkan stiker khusus yang bisa ditukarkan dengan sesuatu (makanan, mainan, atau kegiatan). Reinforcer diperoleh berdasarkan jumlah stiker yang berhasil dikumpulkan setiap minggu. Misalnya kalau anak berhasil mengumpulkan 5 bintang per minggu, nilai reinforcer lebih kecil daripada kalau dia berhasil mengumpulkan 7 bintang.
Kalau hanya 3 bintang yang dikumpulkan, dia tidak akan mendapatkan apa-apa. Setiap minggu jumlah bintang bisa ditukarkan dengan reinforcer kecil, sedangkan di akhir bulan memperoleh reinforcer yang bernilai lebih besar, tergantung pada jumlah bintang yang berhasil dia kumpulkan. Syaratnya, reinforcer dipilih berdasarkan hal-hal yang diminati anak, tidak cepat membuatnya jenuh, jumlahnya tidak berlebihan sebab nanti anak akan bosan. Metode ini cukup manjur diterapkan untuk seseorang, tetapi untuk anak lain belum tentu sesuai. Akan tetapi Ibu dapat mencobanya dulu. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah apakah Ibu dan Bapak sudah meluangkan waktu untuk beraktivitas bersama anak? Sekian dan terima kasih.




