Home

Suckerfish

  • Home
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Nilai-nilai Dasar
    • Peta Lokasi
  • Layanan
    • Poli. Umum
    • Poli. Kandungan
    • Poli. Anak
    • Poli. Gigi
    • Imunisasi
    • Senam Hamil
    • Klinik Gizi
    • ODC
    • Khitan Laser
    • Keluarga Berencana
    • Operasi Kandungan
    • Sistem Reproduksi
  • Fasilitas
    • Fasilitas Medis
      • Ambulance
      • Antar Jemput
      • Instalasi Farmasi
      • Ruang Bersalin
      • Ruang Operasi
      • Selasar
      • UGD
      • Ultrasonografi
    • Fasilitas Lain
      • AC
      • Areal Parkir
      • Genset
      • Inisiasi Menyusui
      • Kafetaria
      • Kunjungan Fleksibel
      • Musholla
      • Pojok Laktasi
      • Security
      • Taman Bermain
      • Sakina Mart
  • Informasi
    • Informasi Umum
      • Jadwal Dokter
      • Info Tarif Kamar
    • Event
    • Info Sehat
  • Hubungi Kami

Hot News

  • RSIA Sakina Idaman bakti Sosial dan Pengobatan Gratis
  • RSIA Sakina Idaman luncurkan Tabloid bulanan
  • Peresmian Gedung Rawat Inap Baru
  • Pentingnya Air untuk Ibu Hamil
  • Manfaat dan kandungan ASI

Konsultasi

  • anak sensitif
  • anak tak mau ditinggal
  • Malas Gosok Gigi
  • Mual Muntah Tak Berhenti
  • Jadwal Imunisasi Campak
  • Di Luar Rumah Kelewat Pendiam
  • Anak Sering diare
  • Tak Mau Menyusu Langsung
  • Haid Tidak Lancar Setelah Persalinan
  • Haid Disertai Beruntusan

Info Penting





Web Links

  • dr.Bambang Edi, Sp.A

Anak Sering diare

Nama Pengirim: 
Uke H
Asal Kota: 
via email

Putra pertama saya (10 bulan) BB-nya 8,5 kg, pada usia 7 bulan pernah terkena diare dan diopname 6 hari. Seminggu setelah sembuh, diare lagi dan saya bawa ke dokter anak spesialis pencernaan. Kata dokter, dia alergi susu sapi dan disarankan susunya diganti. Sekarang, setiap habis minum susu pasti buang air besar, mencret lagi. Apa penyebabnya? Mengapa setiap sakit selalu sakit diare? Sakit yang pertama dulu, diarenya disertai badan panas dan tak mau makan-minum, serta rewel. Diare kali ini badannya tidak panas, mau makan-minum, serta aktif.

Saya sampai bingung harus memberi dia minum dan makan apa? Soalnya salah sedikit saja pasti BAB terus-menerus. Perlu diketahui, fesesnya lembek ada lendirnya. Berat badannya pun tak bisa naik. Apa yang harus saya lakukan agar anak saya tidak terkena diare dan berat badannya bisa naik? Terima kasih.

Jawab:

Anak Ibu kemungkinan menderita diare karena alergi susu sapi sekaligus alergi terhadap soya (kedelai). Gejala alergi susu sapi dapat muncul di saluran napas berupa batuk berulang, di kulit dengan gejala dermatitis (eksim), maupun di saluran cerna dengan gejala diare lebih dari 14 hari atau diare berulang. Sekitar 40% anak yang alergi terhadap susu sapi ternyata juga alergi terhadap kedelai.

Gejala diare karena alergi susu sapi biasanya ringan, tanpa gejala demam dan anak biasanya tidak mengalami dehidrasi. Gejala yang sering membuat Ibu khawatir adalah terdapatnya lendir dan darah dalam tinja penderita alergi susu sapi sehingga mirip dengan gejala disentri.

Anak Ibu sebaiknya dieksplorasi lebih lanjut mengenai kemungkinan alergi susu sapi dan kedelai, atau karena sebab lain seperti infeksi. Bila memang ternyata anak Ibu menderita alergi susu sapi dan kedelai, susu formula harus diganti dengan formula khusus yang disebut formula hidrolisat dengan kandungan protein yang sudah dipecah sehingga tidak menimbulkan alergi.

© 2008 Rumah Sakit Ibu Anak Sakina Idaman
Menjadi idaman setiap keluarga sakinah
RoopleTheme